'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
SEMANGAT BERKURBAN WARGA ‘AISYIYAH GARUT DI MASA PANDEMI
23 Juli 2021 15:18 WIB | dibaca 127

Garut, 23 Juli, (PDA).

Masa pandemi tak menjadikan semangat berkurban warga Muhammadiyah-‘Aisyiyah Garut surut. Terbukti ibadah sosial tersebut dapat dilaksanakan di setiap cabang dengan jumlah hewan kurban bervariasi.

Warga ‘Aisyiyah yang tersebar di 34 kecamatan dari 42 kecamatan yang ada di kabupaten Garut, selama ini sering melakukan berbagai kegiatan sosial membantu masyarakat di lingkungan masing-masing.

“Alhamdulillah warga Muhammadiyah dan  ‘Aisyiyah Garut masih sangat tinggi kepeduliannya dalam melaksanakan ibadah kurban, meskipun sedang dalam pembatasan kegiatan masyarakat, terbukti hampir 750 ekor hewan kurban telah dipotong dan didistribusikan,” kata Ketua PDA Garut Dra Hj. Yati Rosyati D

Didapatkan informasi jumlah hewan kurban berdasarkan laporan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah yang langsung merespon himbauan Pimpinan Daerah untuk segera memberikan data terkait ibadah konsumtif ini. Antara lain PCA Garut Kota memotong 125 ekor sapi dan 15 domba, Banyuresmi 47 ekor sapi dan 17 domba, Sucinaraja 10 sapi, Cibatu 14 sapi dan 17 domba, Leuwigoong 17 sapi dan 17 domba.

PCA Sukawening menginformasikan telah melakukan penyembelihan hewan kurban sapi 23 ekor dan 2 ekor domba serta 1 ekor kambing, Kadungora Barat 39 sapi dan 21 domba, Karangpawitan 34 ekor sapi dan 5 ekor domba, Wanaraja 28 sapi dan 21 domba, Balubur Limbangan 5 sapi dan 5 domba, Selaawi 7 sapi dan 8 domba.

Sedangkan warga Muhammadiyah-‘Aisyiyah Cabang Tarogong menyumbangkan hewan kurban 32 sapi dan 9 domba, Pangatikan 5 sapi dan 1 domba, Cikajang 3 sapi dan 5 domba, Mangkurakyat 10 sapi dan 4 domba, Kersamanah 22 sapi dan 2 domba, Cibiuk 26 sapi dan 17 domba, Cibalong 13 sapi dan 16 domba, Samarang 26 sapi dan 10 domba.

PCA Pameungpeuk turut memberikan laporan kegiatan berkurban di wilayahnya sebanyak 27 ekor sapi dan 7 ekor kambing, Panawuan 49 sapi dan 30 domba, Cilawu 29 sapi, sehingga jika dijumlahkan sekitar 591 ekor sapi dan 250 ekor domba dan kambing.

“Musim kurban tahun ini sedikit mengalami penurunan karena pandemi covid 19, dimana perekonomian masyarakat ikut menurun lumayan besar, semoga tahun depan bisa meningkat lagi, ” ungkap Ketua PCA Cibatu Ai Jamilah pada kesempatan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di tempatnya, ketika dihubungi melalui telpon.

Sementara itu Siti Muthmainnah dari Banyuresmi mengakatakan bahwa berkurban itu wujud keseriusan warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Garut saling membantu sesama ummat Islam dalam upaya memenuhi kebutuhan dasar hidup manusia yaitu kebutuhan akan pangan.

“Saat ini kita butuh asupan makanan bergizi tinggi, dalam upaya menaikkan imunitas tubuh agar mampu melawan virus Corona,” kata Ketua PCA Karangpawitan Hj Kartika yang melaporkan kegiatan melalui pesan whatsapnya.

“Kalau mengingat betapa banyak keterbatasan warga saat ini, saya pribadi merasa bangga melihat kenyataan masih banyaknya hewan kurban yang disumbangkan warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, sehingga dapat didistribusikan ke pelosok daerah yang mungkin kesulitan mendapatkan bahan pangan,” imbuh Yati RD menutup wawancara kami di kantor PDA setempat. ***

Shared Post: